Buka puasa dengan yang manis

Resep es campur

Dalam sebuah hadis qudsi Allah SWT berfirman, “Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya.” (Muttafaq ‘Alaihi)

Berbuka puasa di bulan Ramadhan adalah saat yang ditunggu-tunggu, adzan magrib dan bedug menjadi hal yang sangat di tunggu-tunggu. Suasana bahagia pun pecah ketika waktu magrib tiba, setelah selama seharian penuh menahan lapar dan haus akhirnya bisa mencicipi hidangan buka puasa. Lebih dari itu kebahagian batin bisa dirasakan saat berbuka terasa karena dapat melaksanakan ibadah kepada Allah seraya mengharap ridha dari Allah.

Menjelang magrib kita menyiapkan hidangan berbuka puasa, nah apa tuntunan Nabi dalam berbuka puasa. Diantara sunah berbuka adalah kita disarankan untuk ta’jil al-ifthar yakni menyegerakan berbuka puasa apabila waktunya telah tiba, hal ini sesuai dengan hadith Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan imam Bukhari dalam sahihnya, dari Sa’ad bahwa Rasulullah bersabda: “Manusia sentiasa dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka puasa.”

Kemudian berbuka dengan makan-makanan yang manis-manis, sebenarnya Nabi berbuka dengan rutab, atau tamar atau air. Karena rutab dan tamar (sejenis kurma) jarang ditemui di daerah kita, kita bisa mengkonsumsi makanan yang manis-manis yang khas Indonesia seperti kolek pisang, kolek candil, kue putri salju, ditambah teh manis. Anjuran berbuka dengan yang manis ini sangat baik untuk tubuh, karena selama seharian perut kita kosong secara otomatis jumlah gula dalam tubuh berkurang, sehingga makanan yang manis sewaktu buka puasa bisa mengisi kekurangan itu.

 

Comments